PT. Cipta Bina Sesama – HRD & Training Consultant

SIFAT DASAR MANUSIA

SIFAT DASAR MANUSIA
Menurut Charles Handy

Didi Kurniadinata

Zeus, Apollo, Athena atau Dionysus?

Setiap orang memiliki sifat dasar, serupa dengan DNA, yang khas dan melekat padanya sejak dia dilahirkan. Sifat dasar tersebut ditampilkan melalui cara berjalan, cara berpakaian, cara memandang, cara berbicara, memutuskan sesuatu dari segi ketepatan dan kecepatannya termasuk bagaimana seseorang memandang dunia. Banyak ahli yang mencoba memetakan tipologi orang dengan beragam cara dan fokus pembedanya. Secara umum orang dikategorikan ke dalam 2 sampai 4 kategori. Dalam mitologi Yunani, banyak dikenal nama-nama dewa yang masing-masing memiliki karakter khas.

Seorang ahli bidang perilaku organisasi (organisational behaviour) kelahiran Inggris yaitu Charles Handy menggunakan sejarah dewa-dewa Yunani sebagai alat untuk menentukan 4 tipologi manusia. Menurut Charles Handy, ada empat nama dewa utama yang disimbolkan sebagai ciri kepribadian manusia, yaitu Zeus, Apollo, Athena dan Dionysus. Zeus adalah rajanya para dewa; Apollo  adalah dewa keseimbangan, keteraturan dan nalar; Athena  adalah dewi kepahlawanan dan  Dionysus adalah dewa kebebasan pribadi. Ke empat tipologi ini menjadi dasar bagi pembahasan aspek-aspek sifat dasar manusia termasuk aspek kepemimpinannya.

Zeus

Seseorang dengan kepribadian Zeus biasanya menyukai wewenang atau kekuasaan. Dia impulsif dan suka mengendalikan orang lain melalui wewenang yang dia miliki, janji ataupun kekuatan fisik. Bagi Michael Maccoby, antropolog yang berasal dari Amerika, seorang Zeus adalah “jungle fighter” yang memiliki hasrat maupun kekuatan dan berani mengambil resiko secara sendirian.

Dalam rapat, seorang Zeus biasanya berbicara tegas, cepat, to the point dan membuat keputusan yang cepat, meski bukan berarti selalu tepat. Bila harus berpidato, dia tidak suka melakukan latihan atau ditulis untuk dibacakan. Cukup baginya membuat catatan kecil untuk butir-butir yang penting. Seorang Zeus suka mendelegasikan wewenang kepada orang yang dia percayai. Dia mudah mempercayai seseorang. Sedikit kesalahan dalam menjalankan perintah atau keinginanya tidaklah terlalu masalah. Tetapi jika kepercayaannya berulang dilanggar oleh orang yang sebelumnya dipercaya, maka sulit bagi seorang Zeus untuk mempercayainya kembali.

Apollo

Apollo adalah dewa keharmonisan, logika dan nalar. Seorang Apollo selalu apik dan teratur. Segala sesuatu harus baku dan direncanakan. Insting biasanya kurang mendapat perhatiannya, karena dianggap tidak bisa diprediksi. Organisasi bagi seorang Apollo harus serba teratur seperti jadwal kereta api atau pesawat  terbang yang tepat waktu.

Rutinitas kerja, Job Description dan struktur organisasi merupakan refleksi keteraturan dan keinginan seorang Apollo, agar segala sesuatu berjalan teratur dan bersistem. Para Apollo akan merasa sangat nyaman berada di tempat kerja dimana kestabilan dan keteraturan dapat selalu dijaga dan diprediksi. Di tempat-tempat seperti kantor akuntan, pabrik, perusahaan besar dan pemerintahan umumnya penuh dengan  orang Apollo.

Seorang Apollo berlawanan dengan seorang Zeus yang cenderung tidak terlalu menyukai sesuatu yang terlalu apik dan kurang mempedulikan sistem yang ada. Jika seseorang yang bekerja kurang rapi atau kurang apik serta terlalu berani mengambil resiko, yang berarti berlawanan dengan sifat seorang Apollo, maka tidak mudah baginya untuk mengajak seorang Apollo bekerjasama.

Athena

Athena adalah dewi peperangan dan petualangan. Dia menyukai satuan tugas dan unit komando, tugas di lapangan dan pemecahan masalah baik bagi kelompok maupun tim. Orang Athena sangat menyukai sesuatu yang baru, baik dalam bentuk situasi maupun masalah. Dia dapat membentuk tim yang terdiri dari orang-orang dengan kemampuan berbeda-beda.  Jika timnya menang, maka seluruhnya merasa menang dan juga sebaliknya jika mengalami kekalahan. Solidaritas tim sangat kental pada seorang Athena, karena setiap anggota timnya dipandang memiliki peran masing-masing  yang saling mengisi.

Dalam memilih rekan kerjanya, seorang Athena tidak terlalu mementingkan gelar atau pengalaman bekerja. Yang terpenting baginya adalah apakah seseorang mempunyai komitmen yang kuat atau tidak terhadap tugas bersama yang dihadapi. Semangat, antusiasme dan kreatifitas menjadi ciri khas seorang Athena. Ruang dan kesempatan untuk bereksperimen dan kebebasan untuk bekerja dengan caranya sendiri sangat diperlukan bagi seorang Athena.

Prestasi lebih menjadi tujuan mereka daripada kekuasaan atau promosi. Rasa aman mereka bukan dari SK pengangkatan seperti seorang Apollo atau hubungan bisnis seperti seorang Zeus, tapi dari kompetensi mereka. Dan mereka selalu berupaya lebih baik dari sebelumnya dalam hampir semua hal.

Seorang Athena bisa bekerja sangat keras dan lama. Pekerjaan dapat dianggap sebagai suatu permainan dan tantangan adalah bahan bakar enerjinya. Dalam pemecahan masalah, seorang Athena lebih suka memecahkan masalahnya sendiri dan bukan menggunakan solusi dari orang lain. Athena adalah seorang yang kreatif, namun dalam banyak kesempatan bisa juga bekerja sendiri sehingga terkesan kurang kooperatif.

Dionysus

Dionysus adalah dewa pesta dan festival. Seorang Dionysus adalah seorang yang individualis. Mereka tidak terlalu menyukai organisasi kecuali jika organisasi itu memang diperlukan bagi pekerjaannya. Orang-orang seperti arsitek, pengacara, dokter dan profesor atau dosen biasanya adalah orang dari kelompok ini. Mereka melihat organisasi sebagai pihak yang memberikan pelayanan bagi mereka dan bukan sebaliknya. Orang Dionysus diakomodasi oleh suatu organisasi karena keahliannya benar-benar diperlukan. Seorang Dionysus sangat loyal bukan pada orang tapi pada profesi dan keahliannya. Karena sifatnya itu, bagi suatu organisasi orang Dionysus kadang agak kurang menyenangkan.

Mengelola orang Dionysus memerlukan seni tersendiri. Kunci terpentingnya adalah memberikan kepada mereka ruang untuk bekerja karena mereka tidak akan tertarik dengan promosi apalagi kekuasaan. Orang-orang yang bekerja di laboratorium atau, contoh khusus,  orang yang mau tinggal sendirian dengan gorila, demi mempelajari kehidupan binatang tersebut adalah orang-orang Dionysus. Kepuasan seorang Dionysus sering datang dari prestasi mereka sendiri dan dengan ukuran yang mereka tentukan sendiri.

Dengan memahami ke-empat sifat dasar tersebut, dapatkah anda memperkirakan anda siapa?  Seorang Zeus, Apollo, Athena atau Dionysus ……?

Pemahaman tentang sifat dasar ini akan membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain baik dalam lingkungan formal dan informal.

Jika anda ingin memahamai siapa Anda? Silahkan menghubungi kami di 0812 861 34 903 atau 021-5399 767